Laporan Keuangan Berbasis Akrual telah diwajibkan bagi instansi pemerintah, baik yang masih berbentuk SKPD maupun sudah menjadi BLUD.  Apakah ada perbedaannya? Bagaimana bentuknya? Sebelum menjawab pertanyaan itu sebaiknya kita cari tahu dahulu apa bedanya SKPD dan BLUD.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat, satuan kerja dapat ditetapkan menjadi satuan kerja yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Satuan kerja tersebut diberikan fleksibitas pengelolaan keuangan dengan menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan tanpa mengutamakan keuntungan. Satuan kerja pemerintah dimaksud memberikan layanan publik, seperti pemberian layanan barang/jasa, pengelolaan dana khusus, dan pengelolaan kawasan.

Beberapa fleksibilitas pengelolaan keuangan yang dimaksud peraturan tersebut antara lain pengelolaan pendapatan dan belanja, pengelolaan kas, pengelolaan utang piutang, pengelolaan investasi dan pengadaan barang/jasa, kesempatan untuk mempekerjakan tenaga profesional non Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta kesempatan pemberian imbalan jasa kepada pegawai sesuai dengan kontribusinya.

Meski demikian bukan berarti BLUD boleh membuat laporan keuangan sesuka hati tanpa pakem peraturan pemerintah. Sebagaimana SKPD, BLUD juga masih terikat dengan amanah Peraturan Pemerintah. Sebagaimana diketahui, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 tahun 2013 telah memerintahkan penerapan akuntansi pemerintahan berbasis akrual pada Pemerintah Daerah / SKPD. BELAJAR CARA MENYUSUN LAPORAN AKUTANSI BERBASIS AKRUAL

Namun kenyataanya, terkadang pelaksanaan Peraturan itu tak semudah membalik telapak tangan. (Pelajari cara menyusun Akutansi Berbasis Akrual, klik disini) Penerapan Permendagri No 64 tahun 2013 berimplikasi pada perubahan sistem penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.

Terhitung mulai tahun 2015 lalu, seharusnya SKPD sebagai entitas akuntansi yang sebelumnya terbiasa dengan pencatatan berbasis kas sudah mampu merubah kebiasaan tersebut dan wajib menyajikan laporan keuangan berbasis akrual. Namun kenyataannya sampai saat ini masih belum seluruh SKPD mampu menyajikan laporan keuangan berbasis akrual dengan baik dan benar.

Padahal, lampu kewajiban menyusun laporan keuangan berbasis akrual ini sudah jauh-jauh hari dinyalakan oleh pemerintah. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan adalah salah satunya. Dalam pasal 4 ayat (1) PP tersebut dikatakan bahwa pemerintah menerapkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis Akrual.

Bahkan secara lebih rinci PP tersebut juga sudah menjelaskan bahwa SAP Berbasis Akrual adalah SAP yang mengakui pendapatan, beban, aset, utang, dan ekuitas dalam pelaporan finansial berbasis akrual, serta mengakui pendapatan, belanja, dan

pembiayaan dalam pelaporan pelaksanaan anggaran berdasarkan basis yang ditetapkan dalam APBN/APBD. Secara teknis SAP berbasis akrual tercantum dalam Lampiran I PP 71 Tahun 2010.

Secara singkat, perubahan dari basis kas menuju basis akrual dalam transaksi keuangan pemerintah sebagaimana diamanahkan PP tersebut bertujuan agar SKPD / Pemerintah mampu memberikan gambaran yang utuh atas posisi keuangan, menyajikan informasi yang sebenarnya mengenai hak dan kewajiban, dan bermanfaat dalam mengevaluasi kinerja.

Sedang secara teknis, jika sebelumnya pada basis kas pengakuan dan pencatatan transaksi berdasar pada kas masuk dan kas keluar, maka pada basis akrual pengakuan pencatatan adanya beban dan hak (pendapatan) tidak hanya memperhatikan pada saat kas diterima atau dibayar oleh Bendahara pengeluaran, namun juga berdasar pada saat transaksi atau peristiwa itu terjadi.

Secara lebih rinci, dengan adanya peraturan penerapan Akutansi Berbasis Akrual SKPD maka saat ini Pemerintah Daerah wajib menyusun laporan keuangan yang terdiri Laporan Pelaksanaan Anggaran dan Laporan Finansial. Laporan Pelaksanaan Anggaran meliputi Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Laporan Perubahan Ekuitas (LPE). Sementara itu Laporan financial terdiri dari Neraca, Laporan Operasional (LO). Disamping itu SKPD juga tetap harus menyusun Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).

Sebelumnya, pada basis kas unsur laporan keuangan SKPD hanya terdiri dari : Neraca, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK). Tanpa ada Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan Laporan Operasional (LO).

Kami dari Gagas Consultant, sebuah lembaga yang berdiri dibawah payung hukum PT Gagas Jogja Inovasi yang berlokasi di Yogyakarta / Jogja memiliki program BIMTEK CARA MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS AKRUAL serta beberapa program Bimtek lain yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin lebih “Privat” masing-masing tema berikut dapat dijadikan program In House Training :

1, Bimtek Penyusunan dan Pelaporan Aset Tetap Pemda,visit http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-penyusunan-dan-pelaporan-aset-tetap-pemda

2, Bimtek Manajemen Pengelolaan Desa Wisata,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-manajemen-pengelolaan-desa-wisata

3, Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-penyusunan-laporan-keuangan-berbasis-akrual

4, Bimtek Menyusun Laporan Keuangan Berbasis SAK (Standar Akutansi Keuangan, visit http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-menyusun-laporan-keuangan-berbasis-sak/

5, Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-pengadaan-barang-dan-jasa

6, Bimtek Manajemen Penyusunan SKP Kinerja PNS,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-manajemen-kepegawaian-penyusunan-skp-kinerja-pns

7, Bimtek Manajemen Pengelolaan Asset Daerah,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-manajemen-pengelolaan-asset-daerah

8, Bimtek Penyusunan Renstra dan Renja SKPD,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-penyusunan-renstra-dan-renja-skpd

9, Training HRD untuk Pemula,visit : http://gagasconsultant.com/tour/training-hrd-untuk-pemula-basic-human-resource-management

10, Pelatihan Kehumasan dan Keprotokoleran,visit : http://gagasconsultant.com/tour/pelatihan-kehumasan-dan-keprotokolan/

11, Pelatihan Handling Costomer Complaint,visit : http://gagasconsultant.com/tour/pelatihan-handling-customer-complaint

12, Bimtek Penyusunan LAKIP,visit : http://gagasconsultant.com/tour/bimtek-penyusunan-lakip

13, Training Akutansi Dasar, : 

 http://gagasconsultant.com/tour/training-akutansi-dasar/

14, Training Manajemen Personalia / SDM (Personnel Management Training) visit : http://gagasconsultant.com/tour/training-manajemen-personalia-sdm-personnel-management-training/

15, Outbound Training, visit : http://gagasconsultant.com/tour/paket-gathering-outbound-dan-wisata-jogja/

http://gagasconsultant.com/tour/paket-outbound-satu-hari-one-day-outbound/

 

“Selain paket Bimtek / Pelatihan diatas, kami juga bisa menyelenggarakan Pelatihan / Training / Bimtek / In House Training dengan tema-tema lain, sesuai dengan kebutuhan Anda”.

Untuk permohonan proposal, dokumen legal perusahaan, serta informasi-informasi lebih lanjut hubungi kam  di 081238866971 / 085227846490 (WA) atau gagasconsultant@gmail.com atau kunjungi langsung kantor kami di Jl. Pringmayang No. 324, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

 

Sekilas Tentang Kami

Gagas Consultant merupakan lembaga yang berdiri dibawah payung hukum PT GAGAS JOGJA INOVASI. Segmentasi kami 75% pemerintahan (baik pusat, daerah, dan desa) 25% swasta.

Dengan mengedepankan prinsip kemitraan, saat ini kami telah menggandeng beberapa Praktisi dan Akademisi yang mumpuni dibidangnya untuk mencapai tujuan bersama dengan memberikan yang berkualitas, terbaik, dengan pelayanan prima bagi setiap klien.

Memiliki kantor di Kota Pelajar “Yogyakarta”, hingga saat ini Gagas Consultant telah menjalin kemitraan dengan para Akademisi dari beberapa universitas terkemuka seperti UGM, UIN, UNY, UII, STIE YKPN serta tidak menutup kemungkinan menjalin kemitraan dari para Praktisi & Akademisi lain.

 

LAYANAN

Bidang Training

  1. Pengembangan SDM (Baik untuk Pimpinan dan Karyawan instansi swasta ataupun aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah / SKPD / BLUD serta Desa).
  2. Pendidikan & Bimbingan Teknis (Baik untuk Pimpinan dan Karyawan instansi swasta ataupun aparatur Pemerintah Pusat dan Daerah / SKPD / BLUD serta Desa).
  3. In House Training
  4. TOT
  5. Workshop

Bidang Riset

  1. Pemetaan Sumber Daya Alam
  2. Pemetaan Sosial (Sosial dan Budaya)

Bidang Event Organizer

  1. Gathering (Company / Family)
  2. Outbound & Outing
  3. Exhibition
  4. Launcihing Produk / Program
  5. Seminar dan Talk Show

 

Visi – Misi

Visi Gagas Consultant

Menjadi perusahaan yang terpercaya dan terandal dalam bidang jasa pengembangan Sumber Daya Manusia dan Event Organizer.

Misi Gagas Consultant

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dengan pelayanan prima.
  2. Menjadikan Gagas Consultant sebagai driver untuk pengembangan Sumber Daya Manusia dan Event Organizer.
  3. Menumbuhkan serta meningkatkan kepercayaan klien melalui integritas dan profesionalisme.

 

Nilai Inti Perusahaan

Fokus, artinya dalam melaksanakan kegiatan – kegiatan senantiasa mengutamakan tujuan bersama & totalitas.

Integritas, artinya dalam mencapai tujuan senantiasa mengutamakan kejujuran, transparasi, komitmen dan konsistensi.

Youthful, artinya setiap insan yang berkiprah di Gagas Consultant selalu memiliki semangat muda.

Accountable, artinya Gagas Consultant berupaya menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Informasi Lebih Lanjut, Hubungi Kami Di :

Nama                 : Gagas Consultant
Badan Usaha : PT. Gagas Jogja Inovasi
Alamat              : Jl. Pringmayang No 324 Banguntapan, Bantul, Yogyakarta
Hot Line            : 081238866971 / 085227846490 (WA)
e-mail                 : gagasconsultant@gmail.com

facebook twitter